Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil

gunanya.com- Wanita yang sedang hamil lebih mudah mengalami keputihan, hal ini disebabkan karena adanya perubahan dan peningkatan pada hormon esterogen dan kelembapan vagina saat hamil, sehingga memacu jumlah cairan yang diproduksi semakin banyak dan penurunan keasaman vagina serta terjadi pula perubahan pada kondisi pencernaan sesuai dengan usia anda dan janin dalam kandungan. Semua ini berpengaruh terhadap peningkatan risiko terjadinya keputihan.

Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil
gunanya.com | Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Ada beberapa Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil yang dapat dilakukan apabila ternyata menderita keputihan diantaranya sebagai berikut:

  • Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil dengan Berkonsultasilah ke dokter kandungan. Dokter akan memberi obat sesuai keluhan dan penyebab keputihan. Umumnya keputihan yang disebabkan oleh infeksi diberikan obat-obatan untuk mengatasi keluhan dan menghentikan proses infeksi sesuai dengan penyebabnya. Obat-obatan yang digunakan dalam mengatasi keputihan biasanya berasal dari golongan flukonazol untuk mengatasi infeksi candida dan golongan metronidazol untuk mengatasi infeksi bakteri dan parasit. Sediaan obat dapat berupa sediaan oral yang berupa tablet atau kapsul, topikal seperti krem yang dioleskan dan uvula yang dimasukkan langsung ke dalam liang vagina. Untuk keputihan yang ditularkan melalui hubungan seksual, terapi juga diberikan kepada pasangan seksual dan dianjurkan untuk tidak berhubungan seksual selama masih dalam pengobatan.

  • Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil Melakukan pemeriksaan secara berkala bersama pasangan anda. Ada baiknya memeriksa kesehatan organ intim anda dan pasangan.

  • Jika masih terjadi keputihan, anda dapat melakukan uji resistensi obat dan mengganti dengan obat lain. Ada kemungkinan bahwa kuman ternyata resisten terhadap obat yang diberikan. Cobalah mengganti dengan obat herbal, karena herbal tidak memiliki efek samping samping negatif bagi tubuh dan kesehatan tetapi harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait.

  • Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil Bagi yang sudah menikah, lakukan pap smear. Apalagi jika sudah berumur lebih dari 35 tahun dan keluhan keputihan diikuti dengan adanya sesuatu yang mencurigakan di mulut rahim karena dikhawatirkan adalah virus yang dapat memicu kanker. Idealnya, pap smear dilakukan setahun sekali.

  • Jika positif terkena virus, bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan mulut rahim dengan menggunakan alat pembesar yang diletakkan di luar bibir vagina. Sebagai penunjang, lakukan pula tes urin dan tes darah.

  • Menjaga kondisi tubuh selama kehamilan agar tetap terlihat segar, dan yang paling penting adalah menjaga kebersihan dan keseimbangn pH atau asam vagina selama hamil dan menjelang proses persalinan.

  • Menjaga pola hidup dan pola makan yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Ada baiknya menghindari atau mengurangi konsumsi fast food.

Pengetahuan akan keputihan secara tepat akan membantu dalam membedakan antara keputihan yang normal dengan keputihan yang patologi( tidak normal ). Sehingga pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan secara dini dan menghindarkan Anda dari kemandulan dan kanker leher rahim lebih lanjut. Dengan demikian jagalah selalu kesehatan diri termasuk area sekitar organ intim.

Tips Atasi Keputihan Bagi ibu hamil

  • Selalu menjaga kebersihan daerah sekitar organ intim anda dengan baik
  • Bersihkan dan keringkan selalu organ intim anda setelah selesai buang air besar atau kecil. Menghindari iritasi dan kelembaban pada sekitar area organ intim anda
  • Arah basuh dilakukan dari arah depan kebelakang. Sebab hal ini efektif untuk menanggulangi infeksi dari mikroorganisme yang berasal dari anus.
  • Rajin mengganti celana dalam setelah buang air kecil atau besar, karena wanita hamil lebih sering buang air kecil, maka gantilah dengan celana yang bersih dan kering
  • Pakailah celana dalam yang terbuat dari katun sehingga mudah menyerap keringat.
  • Tidak disarankan menggunakan pembersih vagina yang bersifat antiseptik, bersihkan vagina dengan air mengalir yang bersih tanpa perlu memasukan cairan pembersih vagina keliang vagina.
  • Bila mengalami keputihan wanita yang tidak normal seperti tanda keputihan berbau, gatal di sekitar organ intim, berwarna kuning kehijauan, menggumpal dan berlangsung lama. Segera konsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau dokter spesialis organ intim agar cepat mendapat pertolongan dan ditangani sejak dini.
  • Khusus untuk keputihan akibat infeksi , dalam hal ini pasangan anda ( pria ) juga harus diperiksa. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada timbal balik kembali atau penularan antara suami dan istri dan disarankan sementara waktu untuk tidak melakukan hubungan seksual.

Jika masalah keputihan wanita hamil tidak segera diatasi, maka akan berdampak pada hal yang kurang baik. Jika hal ini dibiarkan maka akan membahayakan untuk kondisi kehamilan mereka. Bukan hanya itu saja, hal ini juga bisa mengakibatkan persalinan secara prematur. Keputihan yang terjadi pada ibu hamil juga bisa meningkatkan resiko akan terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya yang pada akhirnya mengakibatkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Itulah alasan mengapa sangat dianjurkan sekali bagi seorang ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan dengan teratur, jika mereka mengalami masalah keputihan. Terlebih jika keputihan yang dialami menimbulkan vagina gatal dan bau vagina. Banyak hal yang bisa menjadi penyebab keputihan, kenali dengan baik masalah keputihan yang Anda alami.

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update