Penyebab Telat Haid Tapi Hasil Negatif, Kok Bisa?

Penyebab Telat Haid Tapi Hasil Negatif, Kok Bisa?

Penyebab Telat Haid Tapi Hasil Negatif
gunanya.com | Penyebab Telat Haid Tapi Hasil Negatif

gunanya.com- Mungkin Kamu saat ini penasaran apa yang sebab Kamu haid telat tapi hasil negatif? Kalau Kamu itu adalah wanita yang sudah biasa pada siklus menstruasi yang normal dan teratur, namun mendadak menstruasi Kamu telat beberapa hari dari biasanya (mungkin terlambat 4 atau 5 hari), mungkin Kamu akan buru-buru melakukan tes kehamilan sendiri di rumah menggunakan test pack, apalagi kalau Kamu masih berstatus belum menikah.

Ketika test pack tersebut ternyata menunjukkan hasil negatif, Kamu mungkin akan bingung dan bertanya-tanya bagaimana hal tersebut bisa terjadi, berbeda hal nya dengan kondisi ketika kamu belum menikah mungkin Kamu akan merasa tenang. Hal ini sebenarnya cukuplah wajar dialami oleh banyak wanita dan ada beberapa faktor yang mungkin mendasarinya.

Telat Haid Tapi Negatif? Kamu (Masih) Mungkin Hamil

Untuk Kamu yang belum menikah jangan senang dulu, jika haid Kamu datang terlambat dan Kamu mengalami tanda-tanda awal kehamilan, Kamu mungkin mencurigai kehamilan sebagai penyebab telatnya tamu bulanan Kamu. Akan tetapi, jika test pack Kamu menunjukkan hasil negatif, ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebabnya:

Sensitivitas alat tes kehamilan

Ketika Kamu telat haid tapi negatif, bisa jadi alat tes kehamilan yang Kamu gunakan memiliki sensitivitas yang rendah. Alat tes kehamilan bisa saja mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin atau hCG (hormon kehamilan) pada level tertentu dan tidak dapat mendeteksi apabila kadar hormon di bawah batas tersebut. Maka dari itu, jika Kamu melakukan tes kehamilan terlalu dini ketika kadar hormon hCG belum terlalu tinggi, tes kehamilan mungkin menunjukkan hasil negatif.

Inilah alasan mengapa beberapa merk alat tes kehamilan menganjurkan Kamu untuk melakukan tes beberapa hari setelah Kamu telat haid, supaya kadar hCG cukup untuk dilakukan tes.

Maka dari itu, jika Kamu sangat ingin mengetahui sedini mungkin apakah Kamu hamil atau tidak, gunakanlah alat tes kehamilan dengan sensitivitas tinggi dan ikuti petunjuk penggunaannya dengan seksama.

Bacalah hasil tes dalam rentang waktu yang direkomendasikan, dan jangan terburu-buru dan bandingkan hasilnya dengan keterangan yang tertera pada cara pemakaian untuk mengetahui apakah hasil pengujian yang Kamu dapatkan valid atau tidak.

Urin yang digunakan untuk tes kehamilan

Untuk melakukan tes kehamilan, sangat dianjurkan dan paling baik menggunakan urin yang keluar pertama di pagi hari ketika konsentrasi hormon hCG mencapai level paling tinggi. Telat haid tapi negatif salah satunya dapat disebabkan oleh urin yang terlalu tinggi kadar airnya, bisa jadi karena sebelum tes Kamu minum air dalam jumlah yang banyak.

Demikian juga apabila Kamu melakukan tes kehamilan pada siang atau malam hari, kadar hormon hCG mungkin tidak banyak sehingga tidak dapat dideteksi oleh alat tes kehamilan Kamu. Jika Kamu terpaksa tidak dapat melakukan tes kehamilan di pagi hari, cobalah untuk tidak minum banyak air dan tahanlah buang air kecil agak lama sebelum Kamu melakukan tes kehamilan tersebut.

Masih rendahnya kadar hormon hCG

Kamu sudah melakukan tes kehamilan menggunakan urin pertama yang keluar di pagi hari, Kamupun sudah menggunakan test pack dengan sensitivitas yang tinggi. Namun mengapa hasilnya masih negatif? Penyebab telat haid tapi negatif selanjutnya adalah karena level hormon hCG Kamu yang memang belum mencapai puncaknya.

Setelah sel telur yang sudah berhasil dibuahi oleh sperma maka akan menempel di dinding rahim, seorang wanita memproduksi hormon hCG dengan jumlah kadar yang berbeda-beda. Namun rata-rata kadar hormon hCG akan meningkat hingga 20mIU/ml pada 7-10 hari setelah ovulasi.

Mengalami kehamilan ektopik

Pada di beberapa kasus yang ditemukan, penyebab telat haid tapi negatif mungkin bisa jadi disebabkan oleh kehamilan yang tidak normal seperti halnya kehamilan ektopik. Adanya gangguan pada kehamilan dapat menyebabkan rendahnya atau menurunnya kadar hormon hCG, yang membuat hasil tes kehamilan menjadi negatif bahkan ketika Kamu merasakan tKamu-tKamu kehamilan. Segeralah pergi ke dokter jika menstruasi terlambat, tes kehamilan menunjukkan hasil negatif, sementara Kamu mengalami beberapa kondisi berikut: nyeri berat di perut, pusing atau perasaan ingin pingsan, pendarahan atau bercak darah, mual dan muntah.

Faktor Lain yang Menyebabkan Kamu Telat Haid Tapi Negatif

Siklus menstruasi terjadi karena pengaturan dari hormon, ovarium akan melepaskan satu sel telur pada setiap siklusnya dan proses ini disebut ovulasi. Ketika sel telur tersebut sedang dibuahi oleh sel sperma, sel telur tersebut akan menempel pada dinding rahim yang menyebabkan haid tidak terjadi. Namun ketika sel telur tidak dibuahi, kira-kira 14 hari setelah sel telur dilepaskan maka lapisan dinding rahim akan meluruh dan terjadilah menstruasi.

Faktor eksternal yang mempengaruhi siklus menstruasi Kamu

Ketika ovarium belum pada siklus pelepasan sel telur, tubuh tidak akan memberi sinyal pada rahim untuk memulai menstruasi. Sehingga, ketika ovulasi tidak terjadi secara teratur, menstruasi pun menjadi tidak teratur juga, bisa saja terlambat beberapa hari dari waktu yang seharusnya (telat haid). Ketika Kamu melakukan tes kehamilan, hasilnya negatif. Kamupun tidak merasakan adanya tKamu-tKamu kehamilan. Penyebab telat haid tapi negatif ini ada bermacam-macam, beberapa di antaranya adalah stres, jet lag, kurang tidur, dan terlalu banyak aktivitas (olahraga).

Malnutrisi

atau asupan makanan pada umumnya, dapat berkontribusi pada kondisi telat haid yang Kamu alami. Apabila Kamu tidak cukup mengkonsumsi makanan dalam jangka panjang, atau makanan yang Kamu konsumsi tidak memenuhi prinsip gizi seimbang, atau jika Kamu meminum terlalu banyak kafein, siklus menstruasi Kamu bisa jadi memanjang dari biasanya.

Menyusui

Apabila Kamu baru saja melahirkan, menyusui pun dapat menjadi penyebab telat haid tapi negatif pada hasil tes kehamilan. Setelah melahirkan, ketika Kamu kembali mendapatkan menstruasi, butuh waktu hingga beberapa lama bagi tubuh untuk menyesuaikan diri agar siklus menstruasi dapat kembali normal. Selama menyusui pun, apabila buah hati Kamu mengalami periode growth spurt dan menjadi sering menyusu pada malam hari, hal itu pun dapat mempengaruhi siklus menstruasi Kamu.

Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis tertentu seperti sindrom polikistik ovarium atau gangguan tiroid dapat menyebabkan seseorang telat haid dan lebih jauh lagi, memiliki siklus menstruasi yang sangat tidak teratur. Selain kedua kondisi medis disebutkan di atas, telat haid dapat pula terjadi ketika seseorang wanita mulai mengalami fase menopause.

Umumnya, menopause terjadi pada usia 50 tahun. Pada beberapa wanita, menopause datang lebih dini pada usia sekitar 40 tahun. Apabila Kamu telat haid hingga 90 hari dan tidak mengalami tKamu-tKamu kehamilan, hubungi dokter untuk menjalani serangkaian pemeriksaan agar penyebab telat haid dapat diketahui dengan cepat.

Obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat seperti pil kontrasepsi (atau metode kontrasepsi lain yang melibatkan hormon) dapat mengganggu keteraturan siklus menstruasi Kamu dan menyebabkan telat haid. Selain pil kontrasepsi, juga terdapat beberapa jenis obat-obatan lain yang mungkin berdampak pada terganggunya siklus menstruasi, antara lain obat penurun tekanan darah dan obat-obatan antialergi.

Beberapa penyebab telat haid tapi negatif seperti yang disebutkan di atas (kecuali kehamilan) mungkin timbul hanya sementara dan mungkin pada artikel dengan judul Cara Mengatasi Terlambat Menstruasi Dengan Mudah dapat membantu masalah Kamu, namun jika mungkin bertahan hingga beberapa waktu lamanya, seorang wanita yang tidak juga mendapatkan menstruasi selama lebih dari 3 bulan (ketika sebelumnya ia mengalami siklus menstruasi yang normal) sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Dokter akan mengkaji kemungkinan penyebab, sehingga dapat dilakukan tindakan penanganan yang sesuai.

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update