Inilah Gerakan Dari Janin Usia 6 Bulan Sebagai Pertanda Janin Tumbuh Sehat

Inilah Gerakan Dari Janin Usia 6 Bulan Sebagai Pertanda Janin Tumbuh Sehat

Gerakan Janin Usia 6 Bulan
gunanya.com | Gerakan Janin Usia 6 Bulan Pertanda Janin Sehat

gunanya.com- Tidak terasa Anda sekarang sudah berada pada trimester kedua masa kehamilan Anda, yang membuat gerakan janin 6 bulan ini terasa sangat bermakna. Gerakan janin dapat memberitahu banyak hal tentang kondisi kehamilan Anda dan kesejahteraan janin itu sendiri, sehingga dapat membantu Anda mengenali adanya masalah yang mungkin timbul.

Sinyal Gerakan Janin Usia 6 Bulan Sebagai Pertanda Janin Tumbuh Sehat

Umumnya ketika seorang ibu yang sedang hamil mulai merasakan adanya gerakan ringan dari janin pada trimester kedua kehamilan, lebih tepatnya ketika memasuki antara usia kehamilan 13-27 minggu. Jika saat ini kehamilan perdana Anda, mungkin tidak terlalu menyadari adanya gerakan janin hingga di usia kehamilan di atas 20 minggu. Sebaliknya, jika sudah pernah hamil sebelumnya, gerakan janin mungkin sudah dapat Anda rasakan di usia kehamilan 16 minggu.

Normalkah Jika Tidak Terasa Adanya Gerakan Janin 6 Bulan Usia Kehamilan?

“Saat ini saya telah memasuki di bulan keenam atau akhir trimester kedua pada masa kehamilan saya, tapi kenapa ya saya belum merasakan gerakan janin 6 bulan, seperti bergerak maupun menendang, yang sering digambarkan oleh ibu hamil lainnya atau orang-orang di sekitar saya. Normalkah kondisi yang saya alami ini?”

Mungkin Anda bukan satu-satunya ibu hamil yang menanyakan hal tersebut. Sebelum Anda panik, mari kita simak penjelasan berikut. Seperti yang telah disampaikan, umumnya pada usia kehamilan menginjak bulan keenam, seorang ibu hamil sudah merasakan adanya gerakan janin. Terkadang seorang ibu hamil menggambarkan gerakan janin tersebut sebagai “tendangan yang kuat” atau “pergantian posisi tubuh janin yang dapat dirasakan dengan jelas”.

Akan tetapi, ada sebagian ibu hamil yang tidak dapat dengan jelas merasakan gerakan janin tersebut (bahkan ada yang mengalami kondisi ini hingga akhir masa kehamilan mereka). Pada ibu hamil dengan anterior plasenta, atau plasenta yang terletak di dinding depan rahim, butuh waktu lebih lama untuk dapat merasakan gerakan janin.

Umumnya, sel telur yang terbuahi akan melekat di dinding belakang rahim (sisi yang berdekatan dengan tulang belakang), dimana di sanalah plasenta akan berkembang. Namun ada kalanya, pelekatan sel telur yang sudah dibuahi terjadi di dinding depan rahim (sisi yang berdekatan dengan dinding perut), yang membuat plasenta terbentuk di dinding depan rahim dan janin di belakangnya.

Plasenta yang terletak di depan janin dapat ‘meredam’ gerakan janin sehingga Anda tidak akan terlalu dapat merasakannya. Demikian juga bagi tenaga kesehatan (dokter atau bidan), mereka akan mengalami sedikit kesulitan dalam memeriksa denyut jantung janin Anda.

Namun demikian, Anda tidak perlu khawatir, karena lokasi plasenta itu sendiri apakah terletak di depan atau di belakang dinding rahim, itu tidak membawa dampak negatif pada Anda maupun janin Anda.

Demikian juga apabila ini adalah kehamilan pertama Anda mengandung buah hati, maupun Anda adalah individu yang sangat aktif. Gerakan janin di usia 6 bulan ini mungkin tidak begitu dapat Anda rasakan. Namun, apabila Anda masih merasa risau akan kesehatan janin dalam kandungan, Anda bisa menghubungi fasilitas kesehatan terdekat supaya dokter atau bidan mengecek denyut jantung janin Anda, dan memberikan pertimbangan lain yang dianggap perlu.

Apa Saja Gerakan Janin 6 Bulan yang Dapat di Ketahui?

Berdasarkan gerakan janin yang bisa dirasakan, Anda dapat memperoleh sedikit banyak pertanda dan petunjuk tentang posisi janin di dalam kandungan.

  1. Ketika janin dengan posisi kepala di bawah akan cenderung menendang lebih kuat pada bagian satu sisi perut Anda dan bagian atas (puncak rahim).
  2. Janin dengan posisi kepala di bawah senang untuk meregangkan kedua kakinya, dan ini akan Anda amati sebagai sesuatu yang ‘mencuat’ atau menonjol di kedua sisi perut Anda (bokong janin di salah satu sisinya, dan kaki janin di sisi yang lainnya).
  3. Ketika posisi kepala janin di atas, Anda akan merasakan gerakan menendang pada bagian bawah perut Anda.

Ketika Anda menjalani pemeriksaan rutin kehamilan, jangan ragu-ragu untuk meminta penjelasan tentang posisi janin Anda pada dokter atau bidan yang memeriksa Anda. Adalah hal yang sangat menarik, untuk mengetahui posisi janin Anda, dan Anda dijamin akan sangat senang mendengar penjelasan mereka (mereka pun tidak akan ragu-ragu menjelaskannya pada Anda!).

Pergerakan janin di usia 6 bulan awalnya akan terasa seperti tepukan ringan atau desiran halus di perut dan kemudian akan menjadi semakin terasa jelas seiring tumbuh kembang janin Anda (dimana kekuatan ototnya pun menjadi semakin kuat).

Anda akan merasakan janin menendang, memukul, meregangkan badan, dan berganti posisi, dan juga semakin aktif.

Ketika semakin sudah semakin bertambahnya usia kehamilan Anda, janin akan menempati sebagian besar, hampir seluruh tempat dalam rahim Anda. Semestinya gerakan janin masih akan bergerak seaktif dan sekuat biasanya, meskipun gerakannya terasa agak berbeda, itu dikarenakan ruang geraknya yang semakin menyempit dari sebelumnya.

Hingga menjelang proses persalinan nanti (dan bahkan pada saat persalinan), Anda harus terus dapat merasakan gerakan janin Anda.

Bagaimana Ciri Gerakan Janin 6 Bulan yang Normal?

Mengingat bahwa setiap janin merupakan individu yang unik, yang berbeda antara satu dan lainnya, tidak ada pola gerakan janin yang betul-betul normal yang berlaku untuk semua janin. Hindari menyamakan janin Anda dengan janin orang lain, bahkan jika ini bukan kehamilan pertama Anda, Anda akan menyadari bahwa gerakan janin pada tiap-tiap pengalaman hamil Anda bisa jadi berbeda. Yang perlu diingat adalah, janin Anda tidak akan bergerak sepanjang waktu. Seperti halnya orang dewasa, ia juga memiliki waktu istirahat dan waktu dimana dia benar-benar aktif.

Ketika di siang hari, Anda bisa jadi akan merasakan janin tidak begitu aktif, hal ini dapat disebabkan oleh gerakan tubuh Anda yang ‘meninabobokkan’ janin Anda, atau Anda terfokus pada hal-hal lain yang membuat sedikit gerakan tidak begitu Anda rasakan. Umumnya, janin cenderung lebih aktif bergerak ketika malam hari.

Di malam hari adalah waktu dimana Anda terbebas dari beban pekerjaan siang harinya. Pada saat ini Anda lebih rileks, dan dapat lebih memfokuskan diri pada tubuh Anda. Saat inilah Anda akan lebih waspada terhadap apa yang sedang janin lakukan di dalam sana. Anda baru saja selesai makan (makan besar atau sekedar makan makanan ringan). Kenaikan kadar gula darah mungkin memberi janin Anda aliran energi sehingga ia menjadi lebih aktif. Bahkan, segelas jus buahpun dapat membuat janin Anda lebih aktif bergerak.

Ketika Anda stres, tubuh Anda memproduksi hormon yang disebut dengan adrenalin, yang memiliki efek yang sama pada janin seperti halnya kenaikan gula darah, yakni membuat janin Anda memiliki energi lebih besar untuk bergerak aktif. Anda juga bisa ‘memancing’ gerakan janin 6 bulan agar timbul atau terasa lebih kuat. Caranya, cobalah minum minuman dingin atau nyalakan musik yang keras. Perubahan suhu yang ia rasakan, atau adanya suara keras yang tiba-tiba, biasanya akan memancing respon dari janin dalam kandungan.

Gerakan janin 6 bulan juga dapat Anda hitung sendiri di rumah. Caranya, sisihkan waktu yang longgar dua kali sehari untuk menghitung gerakan janin. Idealnya sekali di pagi hari saat aktivitas janin cenderung lebih sedikit, dan sekali di malam hari saat janin cenderung lebih aktif. Kemudian mulailah menghitung gerakan apa saja yang dibuat oleh janin Anda.

Normalnya, ada sepuluh gerakan dalam waktu satu jam atau kurang.

Jika Anda tidak mendapati adanya sepuluh gerakan dalam waktu satu jam, cobalah untuk makan (bisa makan besar atau kudapan ringan) atau minum sesuatu. Setelah itu kembalilah berbaring dan mulai menghitung. Jika butuh lebih dari dua jam untuk mencapai 10 gerakan, hubungi dokter atau bidan. Mungkin artikel dengan judul Tanda bayi baru lahir sehat sentosa, menarik juga untuk dibaca.

Demikianlah artikel ini dapat kami sajikan tentang gerakan janin usia 6 bulan disertai trik singkat dan sederhana cara menghitung gerakan janin yang dapat Anda praktikkan sendiri di rumah. Berkurangnya atau hilangnya intensitas gerakan janin mungkin menjadi salah satu pertanda adanya kegawatan janin, sehingga Anda tetap tidak boleh mengabaikannya. Akhir kata semoga artikel ini bermanfaat dan selamat menikmati masa kehamilan Anda!

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update