Manfaat Camilan Kuaci Bagi Kebutuhan Tubuh

Manfaat Camilan Kuaci Bagi Kebutuhan Tubuh

Manfaat Camilan Kuaci Bagi Kebutuhan Tubuh
gunanya.com | Manfaat Camilan Kuaci Bagi Kebutuhan Tubuh

Manfaat dan Bahaya Camilan Kuaci Bagi Kebutuhan Tubuh

gunanya.com- Kuaci sebenarnya adalah sebutan dari camilan berupa biji semangka, biji waluh, atau biji bunga matahari yang dikeringkan dan diasinkan. Untuk proses penyangraian sama saja antara masing-masing dari bahan baku yang digunakain, baik itu dari biji waluh, biji semangka termasuk juga biji bunga matahari. Proses yang dilakukan antara lain adalah menambahkan aroma sedap, dan penambahan garam yang dapat memberikan rasa gurih dan meningkatkan daya awet. Pada artikel kali ini, akan dibahas lebih kepada kuaci yang berbahan dasar dari bunga matahari yang paling mudah dan sering ditemui dipasaran.

Kandungan Kuaci Biji Matahari

Biji bunga matahari atau kuaci sudah menjadi salah satu camilan favorit umat manusia di seluruh dunia. Bukan hanya rasanya yang enak, si kecil gurih nan renyah ini ternyata diam-diam memiliki khasiat luar biasa untuk kesehatan tubuh. Meskipun kecil ternyata kandungan zat dan vitaminnya sangat dibutuhkan oleh tubuh, jadi jangan sepele dengan kuaci yang bertubuh kecil ini. Jika dirinci, dalam 100 gram kuaci biji bunga matahari terdapat kandungan sebagai berikut:

  • 9 gram serat,
  • 19,4 gram protein,
  • 26,1 gram vitamin E,
  • 129 miligram magnesium,
  • 79,4 mikrogram selenium,
  • 69 miligram asam lemak omega-3,dan
  • 3.2785 miligram asam lemak omega-6

Tingkat serat, protein, dan magnesium yang ada dalam 100 gram biji bunga matahari ternyata sudah mencukupi 30 persen dari kebutuhan harian setiap orang. Tidak hanya itu saja, jumlah vitamin E dan selenium juga mampu menyumbang 100 persen jumlah yang direkomendasikan setiap harinya.

Dilansir dari laman First for Women pada Rabu (9/9) vitamin E terkenal akan manfaatnya bagi kulit. Tidak sampai disitu saja khasiatnya, vitamin E yang juga dapat membantu menurunkan penanda inflamasi tertentu yang mengarah pada risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Dari studi lain yang mengamati 6.000 orang dewasa yang mengkonsumsi kuaci, juga menyimpulkan hal yang sama. Intensitas konsumsi pada saat pengamatan, konsumsi biji bunga matahari para peserta beragam, ada yang hampir setiap hari, jarang sekali, seminggu sekali hingga beberapa kali seminggu.

Ditemukanlah hasil bahwa peserta yang paling sering mengonsumsi biji bunga matahari jarang mengalami peradangan. Catatan lainnya pada Jurnal Nutrition juga mengemukakan bahwa kuaci telah terbukti menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Kandungan asam lemak omega yang terdapat pada biji bunga matahari diyakini mampu membantu pembuluh darah lebih rileks, mampu menekan masalah seperti tekanan darah tinggi, gula darah, dan kolesterol. Menambahkan kuaci ke menu makanan tinggi karbohidrat, seperti roti, nasi atau mie juga bisa menjadi pilihan baik di hari-hari Anda. Dari hasil penelitian lain juga meyakini bahwa kuaci mampu memperlambat pemrosesan pemecahan gula dari karbohidrat dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Perhatikan Batasan Jumlah Konsumsi Anda

Namun perlu diwasapadai adalah kuaci juga mengandung natrium yang cukup tinggi sekitar 410 miligram natrium per 100 gram. Maka dari itu penting untuk memperhatikannya saat Anda konsumsi, karena jika Anda memiliki masalah dengan asupan garam, maka harus diperhatikan takaran konsumsi Anda. Tidak hanya itu saja, biji bunga matahari juga mengandung unsur yang disebut kadmium yang dikenal sebagai logam berat yang bisa menyebabkan kerusakan ginjal jika mengonsumsinya secara berlebih. Jadi, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda pernah mengalami masalah dengan kadar natrium atau fungsi ginjal sebelum mengonsumsi kuaci.

Jadi initinya, meskipun kuaci memiliki banyak kandungan yang bermanfaat dan mampu mencukupi kebutuhan tubuh Anda, Anda juga sebaiknya harus mengetahui terlebih dahulu efek samping yang akan timbul jika Anda mengkonsumsi kuaci. Jika tidak memungkinkan untuk dikonsumsi, maka sebaiknya Anda menghindari kuaci sebagai camilan Anda, dan carilah opsi lain untuk kebutuhan camilan Anda. Mungkin artikel dengan judul Pengalaman Konsumsi Daun Kelor Untuk Kesehatan Mata, menarik juga untuk di baca.

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update