Bahaya Aktifitas S*ks Terlalu Sering

Bahaya Aktifitas S*ks Terlalu Sering

Bahaya Aktifitas S*ks
gunanya.com | Bahaya Aktifitas S*ks Terlalu Sering

Waspadalah Bahaya Aktifitas S*ks Terlalu Sering, Kurangi Ena-ena...!

gunanya.com- Seks sudah pasti memang menyenangkan, tapi bukan berarti Anda harus melakukannya berlebihan atau tanpa takaran. Seks ternyata bisa menjadi tidak menyehatkan jika masalah yang tidak Anda duga sebelumnya akan menghampiri. Mereka justru akan mengganggu kehidupan Anda sehari-hari. Di bawah ini adalah beberapa masalah yang mungkin terkait dengan aktifitas seks terlalu sering.

Efek yang mungkin terjadi akibat melakukan seks terlalu sering

Mungkin tidak masuk akal untuk berpikir bahwa kegiatan menyenangkan seperti seks dapat berakhir dengan penderitaan. Namun sayangnya hal itu benar-benar akan terjadi. Berikut adalah 14 efek negatif yang dapat disebabkan oleh aktifitas seks terlalu sering, yaitu:

  1. Infeksi saluran kencing (ISK)
    Infeksi saluran kencing dapat menjadi sangat tidak nyaman atau bahkan menyakitkan. Seks terlalu sering, terutama dengan orang yang berbeda, dapat mengakibatkan wanita mengalami kondisi ini. Tabung uretra yang menghubungkan area luar ke dalam kandung kemih terletak di sebelah vagina, kata About-Jean Mary Jane Minkin, MD, seorang profesor klinis di Yale University School of Medicine. Bila Anda memaksakan untuk melakukan aktifitas seks, bakteri dari vagina bisa masuk ke dalam uretra, yang menghubungkan kandung kemih. Dan ketika Anda memiliki banyak seks dalam waktu yang singkat, Anda rentan terkena infeksi ini.

  2. Nyeri punggung bawah
    Setelah sesi panjang dari penetrasi terus menerus, Anda dapat menderita nyeri punggung bawah. Hal ini dapat membuat segala upaya yang terlibat dalam hubungan seksual menjadi tidak mungkin. Anda mungkin harus mencoba posisi yang tidak memberikan tekanan pada punggung, atau menghindari seks hingga Anda merasa lebih baik. Ini juga merupakan efek yang muncul pada umumnya dari terlalu banyaknya aktifitas seks.

  3. Cedera saraf
    Meski manusia normal dapat menahan segala macam rangsangan seksual, saraf mungkin akan mendapatkan sedikit cedera setelah sesi intens. Jika Anda mengalami cedera pada saraf, ada baiknya untuk berhenti melakukan kegiatan seks untuk sementara dan hindari terlalu banyak stimulasi langsung pada tempat yang sama.

  4. Lecet atau memar
    Ini adalah salah satu efek yang jelas dari aktifitas seks terlalu sering karena sejumlah besar gesekan yang terjadi. Hal ini terutama berlaku ketika Anda melakukan seks kasar. Lecet akan membuat Anda sangat tidak nyaman berhubungan seks dalam posisi tertentu, dan memar akan terasa sangat sakit segera setelah Anda menyadarinya. Untuk menghindari rasa sakit yang muncul, cobalah untuk merubah posisi yang membuat Anda tidak nyaman pada saat berhubungan seks.

  5. Nyeri dan pembengkakan
    Wanita rentan terhadap perasaan nyeri setelah “sesi panas” di kasur. Hal ini biasanya disebabkan oleh gesekan pada dinding vagina selama penetrasi. Ini akan membuatnya sangat menyakitkan jika masih dipaksakan untuk terlibat dalam aktifitas seksual yang melibatkan penetrasi. Jika pasangan Anda mengalami nyeri, Anda dapat memilih cara lain untuk membuat pasangan Anda senang dengan menghindari penetrasi.

  6. Penurunan daya penglihatan
    Ini mungkin tampak dibuat-buat, namun itu pernah terjadi pada banyak orang. Hal ini umumnya akan terjadi ketika pembuluh darah di mata pecah selama aktifitas seksual. Anda tidak perlu khawatir untuk hal ini, karena ia akan sembuh dengan sendirinya dan akan menjadi normal kembali seiring waktu berjalan.

  7. Otot tegang
    Seperti aktifitas fisik lainnya, aktifitas seksual dapat menyebabkan otot tegang. Hal ini dapat menyebabkan munculnya rasa sakit dan bahkan imobilitas. Anda mungkin diminta untuk menjauhi seks pada sementara waktu hingga Anda kembali pulih.

  8. Kelelahan
    Meskipun bukan efek yang berbahaya, kelelahan akibat seks terlalu sering dapat memengaruhi kualitas hidup Anda. Hal ini membuat Anda tidak mampu menjalani aktifitas sehari-hari. Terlalu sering dalam beraktifitas seks beberapa kali sehari akan menguras semua energi dan membuat Anda merasa lelah di siang hari.

  9. Dehidrasi
    Seks pastinya melibatkan aktifitas fisik yang akan membuat Anda berkeringat dan kehilangan banyak cairan. Jika Anda berhubungan seks berulang kali tanpa tetap terhidrasi, Anda mungkin dehidrasi selama beberapa waktu. Terutama ketika Anda minum alkohol sebelum atau saat berhubungan seks. Meskipun tidak berbahaya, ini adalah efek seks yang paling umum terlalu sering.

  10. Masalah klimaks
    Pria sering tidak dapat mencapai orgasme setelah berhubungan seks terlalu sering untuk waktu yang singkat. Ini adalah reaksi normal dan Anda tidak perlu khawatir akan hal itu. Hal ini biasanya terjadi karena kelelahan atau penurunan jumlah sperma atau tingkat sperma. Tubuh membutuhkan waktu untuk mengisi ulang sebelum kembali berhubungan seks.

  11. Rambut rontok
    Aktifitas berhubungan seks akan meningkatkan tingkat dihydrotestosterone (DHT) di dalam tubuh. Hormon ini akan menyebabkan rambut rontok, karena ia dapat membunuh folikel rambut dan menyebabkan pola kebotakan pada pria.

  12. Serangan jantung
    Meskipun jarang terjadi, ada beberapa situasi di mana seseorang menderita serangan jantung secara tiba-tiba selama hubungan seksual, resiko paling besar kemungkinan terjadi adalah pada orang yang telah menderita penyakit jantung sebelumnya. Meskipun seks baik untuk jantung Anda, karena ia sama dengan olahraga kardiovaskular, namun Anda harus melakukannya dengan mempertimbangkan bahwa Anda atau pasangan Anda memiliki riwayat jantung.

  13. Pen*s patah
    Meskipun pen*s tidak seperti tulang, namun penting untuk diketahui bahwa pen*s juga bisa mengalami fraktur atau “patah”. Jika Anda mengalami pen*s patah, Anda biasanya akan mendengar suara gemeretak yang diikuti dengan hilangnya ereksi. Hal ini biasanya akan mengakibatkan pembengkakan di pangkal area penis atau skrotum.

  14. Imunitas lemah
    Kekebalan tubuh Anda dapat melemah secara drastis jika aktifitas seks terlalu sering. Kandungan Hormon prostaglandin E-2 akan dilepaskan ke dalam aliran darah saat berhubungan seks. Hormon ini akan menyebabkan masalah seperti pelemahan kekebalan tubuh, kerusakan jaringan, nyeri saraf dan otot, serta berkurangnya rangsangan seksual jika diproduksi secara berlebihan.

Bagaimana, apakah mau sering-sering nges*k? apakah Anda berminat untuk memborong sekaligus masalah-masalah yang akan muncul seperti yang sudah di jelaskan di atas?. Kurang-kurangin dong, enak sih enak, tapi gak tuman juga yah. Mungkin artikel dengan judul Beberapa Penyebab Si Otong (Kejantanan) Pria Menjadi Kisut, menarik juga untuk di baca.

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update