Membuat Pupuk Cair Dari Kulit Pisang Dan Nugget non-Daging

Membuat Pupuk Cair Dari Kulit Pisang Dan Nugget non-Daging

Kulit Pisang Nugget non-Daging dan Pupuk Cair
gunanya.com | Kulit Pisang Menjadi Nugget non-Daging dan Pupuk Cair

Pupuk Cair Dari Kulit Pisang Dan Nugget non-Daging

gunanya.com- Inovasi terbaru dari pemanfaatan limbah kulit pisang ini datang dari seorang wanita muda berusia 15 tahun. Denita adalah Finalis Putri Lingkungan Hidup 2020, saat ini menimba ilmu di bangku kelas 9 SMPN 6 Surabaya. Saya sering lihat kulit pisang di penjual gorengan kan banyak.

Nah kulit pisang kalau tidak diolah itu bisa busuk dan dapat menimbulkan gas metana yang dapat merusak lapisan ozon. Dari situ saya cari tau dan akhirnya mengolah kulit pisang jadi nugget dan pupuk cair, jelas Dennita pada Basra, Selasa (11/8). Dennita berpendapat, olahan nugget kulit pisang tersebut merupakan nugget vegetarian karena tidak menggunakan daging pada olahannya.

"Bahannya saya menggunakan kulit pisang ambon atau kulit pisang cavendish sunpride yang masih bagus. Karena lebih manis kalau dibuat nugget. Untuk bahan lainnya seperti garam, bawang putih, merica, tepun terigu, tepung roti, sama telur," tambahnya.

Tahapan Pengolahan Nugget Kulit Pisang

Untuk tahapan pengolahan nugget kulit pisang, berikut tahapannya berdasarkan keterangan Dennita;

  1. Kulit pisang direbus dengan air garam untuk menghilangkan getahnya
  2. Setelah kulit pisang lunak, diambil bagian dalam kulit pisang dan dicampur dengan bahan lainnya
  3. Dikukus 30 menit. Setelah dikukus dipotong, dikasih tepung roti, lalu digoreng hingga matang
Nugget non-Daging dan Pupuk Cair
Ilustrasi: Buah Pisang

Tahapan Pengolahan Pupuk Cair Kulit Pisang

Untuk tahapan pengolahan pupuk cair berbahan kulit pisang, berikut tahapannya berdasarkan keterangan Dennita;

  1. Kulit pisang dipotong kotak kecil-kecil
  2. Kulit pisang dimasukkan ke dalam botol mineral, dan ditambahkan dengan air 600ml
  3. Tambahkan satu tutup botol EM4 (bakteri pengurai), serta gula satu sendok teh
  4. Lakukan fermentasi 3-4 hari
  5. Setiap harinya dibuka lima menit untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi
  6. Pupuk cair siap digunakan

Dennita menerangkan bahwa pupuk cair kulit pisang buatannya mengandung zat besi dan unsur hara yang baik untuk tanaman. Dennita juga berharap dengan adanya inovasi dari kulit pisang ini masyarakat mau mengurangi sampah kulit pisang dan mengolahnya menjadi lebih bermanfaat. Tidak hanya sampai disitu saja, Denitta juga mengatakana "Kedepan saya akan mengembangkan inovasi ini. Saya juga akan membuat produk keripik kulit pisang, dan masker kecantikan,"Bagaimana? Apakah kamu ingin mencoba inovasi cerdas dari remaja ini sebagai salah satu kampanye sehat Kamu untuk mengurangi limbah sampah di rumah mu? Mungkin artikel dengan judul Manfaat batang pisang, menarik juga untuk dibaca.
referensi: kumparan.com (08/11/2020)

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update