5 Manfaat Kunyit untuk Para Ibu Menyusui

5 Manfaat Kunyit untuk Para Ibu Menyusui

5 Manfaat Kunyit untuk Para Ibu Menyusui
gunanya.com | 5 Manfaat Kunyit untuk Para Ibu Menyusui

gunanya.com- Kunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.), Adalah salah satu tanaman herbal dan tanaman obat asli daerah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap penduduk negara Indonesia, India, dan Asia cenderung mengkonsumsi ramuan ini sebagai rempah, baik sebagai tambahan untuk bumbu, obat herbal, atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Kunyit termasuk kedalam kelompok dan golongan jahe-jahean, Zingiberaceae. Kunyit sudah sangat dikenal di seluruh sudut dunia dan berbagai negara dan setiap daerah masing-masing negara dengan beberapa nama lokal, seperti turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), kunyit (Indonesia dan Malaysia).

Kunyit adalah bumbu rempah-rempah yang biasa digunakan dalam campuran masakan di negara-negara Asia. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu untuk kari dan gulai, dan juga dapat digunakan sebagai pemberi warna kuning pada masakan, atau sebagai pengawet. Produk farmasi yang terbuat dari kunyit dapat bersaing dengan berbagai obat yang dipatenkan, seperti radang sendi (arthritis-rheumatoid) atau osteoarthritis dengan bahan aktif sodium, piroxicam dan fenilbutazon dengan harga relatif tinggi atau suplemen gizi (vitamin plus) dalam bentuk kapsul. Produk jadi dari ekstrak kunyit dalam bentuk suplemen makanan dalam bentuk kapsul (Vitamin-plus) telah berkembang di pasar dan industri. Suplemen makanan dan gizi yang terbuat dari ekstrak kunyit mentah dengan bahan tambahan diantaranya Vitamin B1, B2, B6, B12, Vitamin E, Lecithin, Amprotab, Mg-stearate, Nepagin dan Colidon 90.

Umbi (rimpang) yang berusia lebih dari satu tahun dapat digunakan sebagai obat. Kunyit (rimpang) dari kunyit diyakini sangat efektif untuk menurunkan suhu tubuh, membersihkan, bertindak pada perut, terutama di lambung, merangsang, melepaskan kelebihan gas di usus, menghentikan pendarahan dan mencegah pembekuan darah, kecuali itu juga digunakan sebagai bahan dalam memasak. Kunyit juga digunakan sebagai antipruritic, antiseptik dan antikonvulsan, dan untuk mengurangi pembengkakan pada lendir/mukosa mulut.

Kunyit dikonsumsi dalam bentuk jus yang disebut filtrat, juga digunakan sebagai ekstrak atau salep untuk mengobati pembengkakan dan keseleo. Kunyit juga efektif dalam mengobati hidung tersumbat, seperti membakar kunyit dan menghirupnya. Kunyit dapat digunakan untuk mengobati beberapa hal yang berhubungan dengan masalah ginjal, terutama dalam beberapa kasus ditandai dengan bau busuk dari tubuh dan mata yang tidak tahan terhadap cahaya, menggunakan kunyit sangat efektif, yaitu dengan minum segelas jus kunyit (bubur), untuk 2 minggu berturut-turut.

Kandungan kimia kunyit yang tumbuh di Indonesia

Kunyit yang pada umumnya tumbuh dengan subur di negara Indonesia mengandung senyawa yang berkhasiat untuk bahaan dasar obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5% dan zat-zat penting juga bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil. Kunyit juga diketahui mengandung Lemak sebanyak 1 sampai 3%, Karbohidrat sebanyak 3%, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.

Di India, kunyit tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tetapi juga diyakini dapat memperlancar produksi ASI. Bukan hanya memperlancar ASI, ada beberapa manfaat lain yang dapat diperoleh ibu menyusui dari menggunakan kunyit, diantaranya adalah;

Manfaat Kunyit untuk Para Ibu Menyusui
Ilustrasi kunyit | 5 Manfaat Kunyit untuk Para Ibu Menyusui

Khasiat dan manfaat kunyit untuk para Ibu menyusui

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Menurut sebuah laporan tentang manfaat kunyit bagi kesehatan manusia, kandungan kurkumin pada kunyit terbukti dapat mengurangi risiko peradangan tubuh. Ini karena kunyit mengandung senyawa curcumin yang bersifat antibakteri, antijamur, dan antivirus. Ketiganya memainkan peran dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk menjaga ibu dari virus dan bakteri selama menyusui. Dengan demikian, anak Anda juga akan jauh dari penyakit.

2. Mengurangi peradangan

Tidak hanya memperkuat sistem kekebalan tubuh, manfaat kunyit untuk ibu menyusui juga dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan pada payudara. Dalam beberapa kasus, ibu mungkin merasa sakit saat menyusui bayi karena payudara yang tersumbat karena pembengkakan kelenjar susu, hal ini biasa terjadi apalagi pada saat ibu baru melahirkan anak pertama atau baru mengalami pertama kalinya. Nah, ternyata, krim topikal (salep) kurkumin mampu membantu mengatasi masalah tersebut.
Pada tahun 2014, sebuah penelitian dilakukan untuk menguji efektivitas krim curcumin untuk mengurangi peradangan pada pasien dengan mastitis laktasi. Penelitian ini melibatkan 63 ibu menyusui yang diolesi dengan krim selama 3 hari setiap 8 jam. Hasil dari penelitian tersebut memang tidak menunjukkan perbedaan yang drastis, tetapi cukup meyakinkan. Setelah 72 jam, ibu yang menyusui melaporkan bahwa rasa sakit bercampur nyeri dan ketegangan pada payudara mereka telah sedikit berkurang dari sebelum di berikan olesan krim curcumin. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa gejala mastitis laktasional pada ibu hamil berkurang, alangkah baiknya tanyakan kepada dokter Anda sebelum menggunakan kunyit sebagai pengobatan alternatif.

3. Menjaga berat badan

Ibu menyusui mungkin agak kesulitan menjaga berat badannya karena nafsu makan yang besar demi kelancaran produksi ASI. Supaya berat badan mereka tetap stabil, tentu ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui. Olahraga hingga mengatur pola makan bisa jadi salah satu caranya. Namun, tahukah Anda bahwa kunyit ternyata bisa membantu Anda mengatasi masalah berat badan tersebut? Menurut sebuah studi 2013, menggunakan kunyit sebagai pengobatan alternatif untuk obesitas telah terbukti sangat efektif. Ini karena kurkumin dalam kunyit dapat menekan peradangan, yang menghambat perubahan jaringan adiposa (sel lemak). Jika sel lemak diproduksi secara berlebihan, tentu dapat membuat lemak Anda tertimbun di dalam tubuh (adipositas). Kondisi tersebut dapat berujung pada obesitas. Ibu menyusui bisa mendapatkan manfaat ini dengan hanya mengonsumsi satu sendok teh bubuk kunyit untuk mempertahankan berat badan yang sehat.

4. Mengatasi masalah pencernaan

Tidak jarang ibu menyusui mengalami masalah pencernaan karena perubahan dari masa kehamilan ke masa menyusui. Hal ini disebabkan karena tubuh kembali melakukan penyesuaian. Biasanya, masalah konstipasi dan perut kembung menjadi salah satu yang sering dikeluhkan. Kunyit jelas juga memiliki manfaat untuk meringankan masalah ibu menyusui yang satu ini. Kandungan serat dalam kunyit dipercaya mampu mengurangi gas pada perut Anda yang menjadi penyebab perut kembung dan konstipasi.

5. Menyamarkan stretch marks

Selain manfaat kesehatannya, manfaat kunyit untuk ibu menyusui lainnya yang bisa Anda dapatkan adalah untuk menutupi tanda peregangan atau stretch marks. Setelah melahirkan, banyak wanita pasca melahirkan mengeluh bahwa warna halus pada paha merusak penampilan mereka. Nah, selain dari krim kimia dari dokter, mungkin Anda bisa mencoba krim alternatif yang mengandung kunyit untuk memudarkan stretch marks anda. Alasannya, kunyit memiliki antioksidan yang dapat meningkatkan fungsi sel-sel membran kulit. Jika sel membran kulit bekerja dengan maksimal, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada stretch marks di tubuh Anda.

Cara membuat ramuan Kunyit
gunanya.com | Ilustrasi | Cara membuat ramuan Kunyit

Cara membuat ramuan Kunyit untuk menjaga kesehatan;

  1. Ambil segenggam kunyit, lalu kupas
  2. Ambil segenggam kunyit, lalu kupas
  3. Parut atau jus dengan blender (biasanya tambahkan air secukupnya)
  4. Didihkan 2-3 kali (biasanya ditandai dengan pemuaian)
  5. Tambahkan sedikit garam (ujung sendok)
  6. Saring dan peras
  7. Tuang jus jeruk nipis (1-3 biji, secukupnya)
  8. Tambahkan gula atau madu
  9. Siap diminum (sebaiknya hangat)

Bahan yang disebutkan di atas juga sangat efektif untuk mengobati influenza / demam pada ibu hamil (tidak perlu dilakukan setiap hari, biasanya 1-2 hari bisa disembuhkan) untuk menghindari penggunaan bahan kimia yang bisa berbahaya bagi janin yang dikandungnya. Saat dikonsumsi oleh ibu hamil, bayi yang dilahirkan diharapkan akan dibersihkan dari lemak yang sering melekat / menutupi seluruh tubuh bayi. Menggunakan kunyit instan tidak boleh dilakukan untuk pengobatan (terutama untuk wanita hamil) karena ada bahan-bahan lain yang bisa berbahaya bagi janin diperitnya, terutama pengawet dan pewarna.

Kandungan kunyit yang paling penting dan utama adalah curcumin dan minyak esensial, yang digunakan untuk mengobati hepatitis, antioksidan, gangguan pencernaan, obat antimikroba, anti-kolesterol, anti-HIV, antineoplastik (menyebabkan apostosis), menekan perkembangan sel tumor payudara, menekan perkembangbiakan tumor sel-sel di usus besar, melawan invasi, melawan rheumatoid arthritis (rematik). Diabetes mellitus, tipus, radang usus buntu, disentri, keputihan; Menstruasi tidak lancar, sakit perut selama menstruasi, susu halus; Amandel, lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken). Kunyit memiliki peluang besar dan prospek cerah di sektor manufaktur dalam berbagai bentuk seperti ekstrak, minyak, pati, makanan/minuman, kosmetik, farmasi dan IKOT / IOT. Mungkin artikel dengan judul Manfaat Tanaman Kunyit untuk Kecantikan, menarik juga untuk di baca.
referensi: hallosehat.com

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update