Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan dan Penyembuhan Penyakit

Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan dan Penyembuhan Penyakit

Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan
gunanya.com | Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan dan Penyembuhan Penyakit

Ketahui Lebih Banyak Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan dan Penyembuhan Penyakit

gunanya.com- Kaktus adalah tumbuhan yang mampu menyimpan persediaan air dibagian batangnya untuk bertahan hidup ketika musim kemarau dan bahkkan tumbuhan kaktus mampu hidup di tanah yang gersang atau pun di daerah gurun sekalipun, sehingga tanaman kaktus dimasukkan ke dalam golongan tanaman sukulen.

Morfologi Tanaman Kaktus

Tanaman kaktus yang sudah lama dikenal manusia adalah tumbuhan kaktus yang hidup di daerah beriklim tropis dan subtropis dan diketahui bahwa hanya seperempat dari keseluruhan spesies kaktus yang hidup di daerah gurun dan sisanya hidup di daerah semi gurun, padang gurun, padang rumput kering, hutan meranggas dan padang rumput.

Pada batang kaktus bisa menyimpan air dalam jumlah yang cukup besar karena lebih dari 70% air terkandung didalamnya. Bentuk dan variasi dari tanaman kaktus ini sangat banyak dan bervariasi, namun pada umumnya tanaman kaktus pasti memiliki duri yang panjang dan juga tajam yang tumbuh dibagian batangnya. Duri yang dimiliki tanaman ini adalah hasil modifikasi dari daun yang berfungsi untuk melindungi tumbuhan ini dari serangan binatang herbivora pemakan tumbuhan. Bagian penting lain dari tumbuhan ini adalah pada bunganya yang berfungsi untuk reproduksi, biasanya bunga akan muncul dari bagian ketiak atau aerola yang melekat pada tubuhnya dan bunga kaktus ini tidak memiliki tangkai. Karena kemampuannya yang dapat tumbuh di daerah gurun, itu tidak terlepas dari keunikan pada sistem metabolismenya yang berbeda dari tanaman lain pada umumnya. Tumbuhan kaktus ini akan membuka stomatanya hanya pada malam hari saat cuaca yang cenderung lebih dingin dibandingkan pada siang hari yang terik. Pada malam hari tumbuhan kaktus ini akan menyerap karbondioksida (CO2) dari lingkungan sekitarnya dan akan menyimpannya di vakuola, yang akan digunakan sebagai bahan untuk ketika berfotosintesis pada siang harinya.

Sejarah Pemanfaatan Kaktus Oleh Manusia

Penemuan pertama kali tanaman kaktus ini, dipercayai bahwa ditemukan sebelum Bangsa Eropa menemukan dunia baru, namun informasi mengenai fakta dan data mengenai tanaman kaktus ini hilang ketika dimulainya penjajahan oleh bangsa spanyol. Dan ditemukan kembali referensi mengenai tanaman ini pada abad ke-16, yang tertulis di dalam sebuah buku dengan judul Historia general y natural de las Indias (1535) pada lembar bab ke-16, yang ditulis oleh penulis buku bernama Hernandez de Oviedo y Valdez. Didalam buku tersebut, di deskripsikan bahwa tanaman kaktus ini adalah tanaman khas yang memiliki duri dan buah yang unik. Sebelumnya tanaman kaktus adalah salah satu komoditas import yang menguntungkan, tepatnya adalahah sebelum terjadinya Perang Dunia ke-2, karena dulunya kaktus diimpor dalam jumlah besar ke Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Jepang. Sebagain besar tanaman spesies kaktus sendiri berasal dari Amerika Utara, Amerika Selatan dan Amerika Tengah, dan spesies pertama kali yang di impor sebagai komoditas adalah kaktus yang tergolong dalam genus Melocactus yang perma kali juga penyebutan kaktus disebutkan oleh seorang botaniawan asal Swedia yang mengadopsi dari bahasa Yunani; Κακτος yang bermakna tanaman liar berduri.

Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan
Ilustrasi Kaktus spesies yang dikenal sebagai pir berduri

Berbagai spesies dan jenis kaktus telah lama dikonsumsi manusia sebagai sumber pangan, salah satu spesies yang dimanfaatkan adalah dari spesies Opuntia yang banyak diambil dan digunakan; buahnya yang bisa diolah menjadi selai, bagian batang muda dari Opuntia yang dikenal sebagai nopalitos dapat dikonsumsi dengan dikuliti dan digoreng, dikukus, atau diolah menjadi acar dalam cuka asam-manis. Bahakan untuk sekarang ini, spesies kaktus ini masih dimanfaatkan dan diolah sebagai bahan pakan ternak, bahan kosmetik, dan juga obat-obatan. Spesies lain yang dimanfaatkan berasal dari spesies kaktus Carnegiea gigantean, yang biasa diolah menjadi bahan dasar tepung untuk pembuatan roti. Namun saat ini, tepung dari bahan dasar kaktus ini sudah kurang diminati dan telah tergantikan oleh tepung yang berasal dari pemanfaatan tanaman jagung. Karena spesies kaktus sudah terancam punah karena perusakan hebat atas habitat alaminya dan eksplorasi berlebihan yang dilakukan manusia. Sebelum perang dunia ke-2 terjadi perdagangan kaktus dihentikan dan saat ini sudah dimasukkan ke dalam daftar Apendiks I dan II Convention on Internasional Trade in Endangered Species (CITES) yang bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap tanaman kaktus ini. Tidak hanya itu saja, CITIES juga mencanangkan usaha propagasi buatan untuk melestarikan tanaman kaktus.

Beberapa Manfaat Kaktus Bagi Kesehatan dan Penyembuhan Penyakit

1. Mengurangi Efek Mabuk Alkohol

Jika anda adalah seorang alkoholik yang susah untuk menghindari untuk meminum minuman alkohol, maka kaktus adalah salah satu tumbuhan yang bisa anda manfaatkan untuk sebagai pereda efek buruk yang timbul dikarenakan mabuk minuman alkohol. Makanlah kaktus setidaknya sesekali walaupun tidak rutin, terutama anda bisa memakan kaktus pada saat pasca minum alkohol, ini bermanfaat sebagai antioksidan dan juga mengandung vitamin C, E, A, zat besi, kalsium, hingga karotenoid yang dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh pasca anda meminum alkohol.

2. Mengurangi Kadar Kolesterol

Karena kandungan serat dan pektin yang ada pada jenis kaktus Nopal atau yang juga dikenal kaktus pir berduri maka ditemukan bahwasannya katus Nopal dapat menurunkan kadar kolesterol. Pada tahun 2007 Para peneliti Prancis pernah melakukan penelitian mengenai dampak daun kaktus terhadap 68 pasien yang menderita sindrom metabolik. Setelah 28 hari masa observasi, LDL atau kolesterol jahat dan trigliserida yang dialami pasien cenderung menurun, sementara HDL atau kolesterol baik meningkat cukup signifikan. Sehingga disimpulkan juga Kaktus juga dipercaya dapat menurunkan risiko sakit jantung, karena penyakit jantung biasanya dipicu oleh kadar kolesterol yang tinggi.

3. Proteksi Sel Otak

Karena sifat antiinflamasi dari kandungan kaktus terutama pada kaktus Nopal atau yang juga dikenal kaktus pir berduri, maka para peneliti percaya bahwa kaktus bisa mengurangi kerusakan radikal bebas pada sel-sel otak. Selain itu, kandungan quercetin, dihydroquercetin, dan quercetin tri-metil eter yang ada pada kaktus, dipercaya efektif melindungi sel otak pada tikus berdasarkan penelitian tahun 2003 sebelum penelitian lebih lanjut yg dilakukan pada tahun 2010 seperti yang disebutkan pada point ke-4 diatas. Karena dipercaya sebagai antioksidan aktif, maka kaktus dapat menangkal pembentukan radikal bebas dalam sel-sel otak.

4. Cegah Sel Kanker

Karena peran katus yang dipercaya sebagai antioksidan maka dapat diartikan bahwa kaktus dapat membantu dan melindungi sel-sel sehat dari kerusakan yang ditimbulkan efek dari radikal bebas. Dalam sebuah penelitian yang dilakukakn pada tahun 2009 sebelum penelitian yg dilakukan pada point ke-4, para peneliti mengevaluasi hasil penelitian dan menemukan efek langsung yang timbul pada sel yang diekstrak dari payudara, prostat, usus besar, dan kanker hati. Fitokimia yang ada pada kaktus, ditemukan hasil bahwa dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Bahkan Para peneliti berencana akan melakukan studi in vivo atau lebih lanjut akan di uji coba pada manusia untuk memastikan efek konsumsi daun kaktus yang selama ini sudah dikenal memiliki manfaat yang luar biasa.

5. Menurunkan Kadar Gula Darah

Manfaat selanjutnya adalah kaktus dapat dimanfaatkan untuk para pengidap diabetes. Kaktus Nopal atau sebutan lainnya "pir berduri" dikenal dapat membantu menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh. Terutama bagi pasien pengidap diabetes tipe-2, bahkan seorang ahli gizi dan kebugaran; Swapan Banerjee mengatakan, bagian daun kaktus atau buahnya bisa mengobati diabetes yang diderita. Hasil mengejutkan lainnya adalah; kaktus dipercaya juga mampu mengontrol glikemik (kurang dari 140 mg/dl) yang jarang terjadi ketika konsumsi obat konvensional untuk menurunkan gula darah. Seperti yang dijelaskan pada nomor 2, bahwa serat dan pektin juga bisa meminimalkan penyerapan gula dalam perut dan usus sehingga kadar gula darah bisa terkontrol. Fungsi lainnya dari pektin adalah mampu melindungi hati dari oksidasi dengan meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh.

6. Diet Menurunkan Berat Badan

Berat badan bisa berkurang hingga 20% dari sebelumnya, jika mengkonsumsi suplemen yang berbahan dasar kaktus. Penelitian ini pernah dilakukan dan di uji coba kepada seekor tikus di tahun 2010. Menariknya adalah ekstrak dari suplemen kaktus tidak akan menguras mineral tubuh dan malah justru memberikan efek antioksidan di dalam tubuh tikus.

Nah, bagaimana pendapatmu sudah pernah mencoba belum? bermanfaat sekali bukan tumbuhan kaktus yang luar biasa ini? Ayo dicoba, tapi ingat ya, harus dilakukan juga konsultasi kepada dokter agar tidak terjadi resiko yang mungkin ditimbulkan pada tubuh anda. Karena setiap manusia memiliki reaksi masing-msing tergantung kepada kondisi tubuh manusia itu sendiri. Mungkin artikel dengan judul Manfaat Daun Mangga Untuk Kesehatan Tubuh Khususnya Penyakit Diabetes, menarik juga untuk dibaca.

Related Posts

Comments
Silahkan, saya ga nggigit !

Artikel Update